fishgraphy.com – Pada Kamis, 11 September 2025, warga Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten. Mereka dihebohkan dengan penemuan mayat ibu dan anak ditemukan tewas di dalam rumah mereka. Ibu yang berinisial IN (24) dan anaknya, IK (1), ditemukan sudah tidak bernyawa dengan suaminya, IL (23), yang mengalami luka parah di bagian leher.
Read More : Eks Ketua Koperasi Pandeglang Dituntut 8 Tahun Penjara Kasus Korupsi Kredit Fiktif
Penyelidikan Mengarah pada Suami Sebagai Pelaku
Proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian mengarah pada suami korban, IL, sebagai pelaku pembunuhan. Menurut keterangan dari Kanit Tipidum Satreskrim Polres Pandeglang, Ipda Robert Sangkala, kasus ini pertama kali diketahui oleh ayah kandung korban yang merasa curiga karena anak dan menantunya tidak keluar rumah selama beberapa waktu.
Ayah korban yang khawatir kemudian mendobrak pintu rumah dan menemukan ibu dan anak sudah dalam kondisi meninggal. Sementara itu, suami korban ditemukan dalam keadaan terbaring lemas dengan tubuh berlumuran darah, diduga setelah berusaha mengakhiri hidupnya.
Luka Cekikan di Leher Korban
Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa kedua korban, baik ibu maupun anak, memiliki luka cekikan di bagian leher. Ini menunjukkan bahwa mereka kemungkinan besar tewas karena dicekik oleh pelaku. Selain itu, polisi menemukan golok dan kabel listrik di lokasi kejadian, yang diduga digunakan oleh pelaku dalam upaya bunuh diri.
Menurut polisi, meski pelaku sudah berusaha mengakhiri hidupnya, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap motif dari pembunuhan tersebut. Penyidik menduga bahwa tekanan mental dan masalah dalam rumah tangga menjadi faktor penyebab Ibu dan Anak Ditemukan Tewas ini.
Baca juga: Geger! Penemuan Benda Diduga Bom Sisa Perang Di Area Pantai Carita, Wisatawan Dievakuasi!
Penyelidikan Berlanjut
Pihak kepolisian kini terus mendalami kasus ini dan mengumpulkan bukti lebih lanjut untuk memastikan kebenaran dari kejadian tersebut. Suami yang diduga pelaku kini dalam perawatan di rumah sakit untuk menjalani pemulihan dari luka yang dideritanya.
Kasus ini menggambarkan betapa pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dan dinamika rumah tangga yang tidak terlihat oleh orang lain. Polisi terus berupaya mengungkap penyebab pasti dari tindakan tragis ini dan berharap dapat memberikan kejelasan bagi keluarga korban dan masyarakat luas.