fishgraphy.com – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad Suwito. Seorang nelayan asal Pandeglang, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Banten, yang telah hilang selama lima hari. Nelayan yang dilaporkan hilang pada Jumat (12/9/2025) lalu ditemukan tewas di perairan Pulau Sabesi, Lampung.
Read More : Narkoba! Bnn Berhasil Bongkar Jaringan Narkoba Internasional Di Banten, Pandeglang Waspada!
Pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan tak mudah. Selama lima hari, cuaca yang buruk dan kondisi laut yang berombak tinggi menambah kesulitan dalam proses pencarian. Namun, pada Selasa (16/9/2025) sekitar pukul 08.00 WIB, tim SAR berhasil menemukan jasad Suwito dalam kondisi tak bernyawa.
Lokasi Penemuan yang Jauh dari Titik Hilang
Lokasi penemuan jasad berada sekitar 13 mil laut dari titik lokasi kejadian (LKP), yang merupakan tempat kapal yang membawa Suwito dihantam tongkang. Jarak yang jauh ini menambah derita keluarga dan pihak berwenang yang sudah berusaha keras mencari korban. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, menyatakan bahwa jasad yang ditemukan cocok dengan ciri-ciri fisik korban yang telah dilaporkan hilang.
Setelah pengecekan dan konfirmasi ciri fisik dari pihak keluarga, jasad yang ditemukan di perairan Lampung dipastikan merupakan Suwito, atau yang lebih dikenal dengan nama Casmito. Keluarga korban pun menyatakan keharuannya meski dalam keadaan duka.
Baca juga: Komisi X DPR Minta Ada Aturan Cegah Smart TV Bantuan Pusat Dipakai Karaoke
Korban Lainnya Selamat
Peristiwa kecelakaan laut ini melibatkan lima nelayan, di mana empat di antaranya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Meski begitu, kehilangan Suwito Nelayan Asal Pandeglang ini membawa duka yang mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Kehilangan ini menjadi pelajaran berharga bagi para nelayan di daerah pesisir. Meski tim SAR telah bekerja keras, tragedi ini tetap meninggalkan luka bagi keluarga yang ditinggalkan. Kejadian ini juga menyoroti pentingnya keselamatan kerja bagi nelayan di tengah ancaman kecelakaan laut yang tak terduga.